In case kamu belum buat folder project laravel kamu, aku akan jelaskan secara singkat disini.
Jadi untuk mengunduh sebuah folder project laravel
via composer, kamu perlu menjalankan command di atas ya, folks! Nama folder yang berhasil di generate adalah laravel-web seperti yang aku buat pada gambar di atas. Untuk
dapat membuka folder Laravel ini melalui browser, kamu perlu menjalankan CLI
atau command line interface atau sebuah perintah artisan. Caranya kamu
ketik aja ‘php artisan serve’ di folder project kamu melalui cmd atau terminal vs
code kamu.
Setelah itu, kamu bisa klik aja http:127.0.0.1:8000 yang muncul setelah kamu mengeksekusi perintah php artisan
serve, atau mengetikkan localhost:8000 di browser.
Kalau di browser kamu udah tampil
seperti gambar di bawah, berarti kamu sudah bisa menggunakan folder laravel-nya.
Oke! Jadi kali ini kita akan belajar routing dulu, nih! Kamu bisa buka folder routes pada folder Laravel kamu dan buka file web.php. File web.php ini akan sangat familiar nantinya karena file ini adalah dimana kita akan mengatur semua routing dalam folder Laravel kita. Pada tahu ngga kalau halaman pertama yang kita lihat di browser saat menjalankan localhost:8000 adalah tampilan dari file welcome.blade.php yang ada di folder resources/views. Routing untuk halaman ini secara default diatur oleh laravel seperti gambar di bawah.
Tapi gini. Logikanya, saat website kita dibuka, tentu kita akan menampilkan halaman utama website kita kan alih-alih view welcome tadi? Nah, lantas bagaimana mengubah tampilan dari website yang udah diatur secara default ini? Ada dua cara simple yang aku akan jelaskan. Pertama, kamu boleh ubah aja tampilan di view welcome. Hapus semua baris kode di file welcome.blade.php lalu pindahkan code tampilan utama website kamu kesana. Yang kedua adalah buat sebuah view baru seperti yang aku akan jelaskan berikut ini.
Pertama, buat sebuah file baru
di folder resources/views dengan nama mainpage.blade.php (INGAT! FORMATNYA
HARUS BLADE.PHP YA, FOLKS!). Di dalam file mainpage.blade.php, kamu bisa
buat kode untuk halaman utama website kamu. Tapi untuk praktik kali ini, aku
hanya akan buat sebuah baris kode sederhana untuk membuktikan bahwa routing
kita sudah berhasil, yaitu:
<h1>Ini adalah halaman
utama website</h1>.
Selanjutnya kamu boleh buka file web.php dalam folder routes lagi, nih! Lalu pada bagian return view(‘welcome’); kamu ubah baris code-nya menjadi : return view(‘mainpage’); . Yeps, jadi cukup panggil mainpage aja, tidak perlu mainpage.blade.php gitu.
Langkah terakhir, kamu refresh browser kamu, dan kalau tidak ada kesalahan, harusnya browser kamu nampilin tulisan Ini adalah halaman utama website seperti gambar di bawah ini.
Pada tutorial Laravel kali ini
aku akan jelaskan routing dengan menggunakan method get sebagai basic. Untuk
mengembalikan halaman mainpage itu juga menggunakan method get, tapi
supaya lebih jelas aku coba kasih satu contoh lagi.
Sekarang aku mau, kamu buat sebuah link di bawah tulisan Ini adalah halaman utama website, seperti yang aku buat berikut ya!
Langkah selanjutnya adalah mengatur
routing. Kalau kata aku sih simpelnya, kemana link itu akan kita bawa? Kamu
ikutin aja ya baris kode di bawah ini! Yang perlu kamu perhatikan adalah link pada href dan route itu harus sama, misalnya di href adalah /detailberita maka route juga harus /detailberita.
Karena file detail_berita.blade.php belum
ada dalam folder view, jadi kita buat sebuah file baru di folder resources/views.
Kalian bisa bebas isi apa aja di file itu. Selanjutnya, kalian boleh klik
link read more yang tadinya udah kalian buat. Maka hasilnya adalah apa
yang kamu tuliskan di file detail_berita.blade.php.
Sekarang aku mau kamu perhatikan URI yang kamu buat di route, misalkan nih ‘/detailberita’. Nanti, di localhost:8000 kamu alamatnya akan kurang lebih begini : ‘localhost:8000/detailberita’. Nah, jadi URI itu adalah alamat yang tampil di bagian url website kamu nantinya.
Selanjutnya ada routing dengan
method post, delete, resources tapi mungkin aku jelaskan di lain kesempatan.
Untuk hari ini kita sudah berhasil melakukan routing. Pada tutorial berikutnya aku
akan jelaskan controller, setting database. Coba kasih komentar ya kalau kurang jelas, secepat mungkin aku akan respon! Makasih
sudah berkunjung, folks!
Postingan sebelumnya:
Pengertian konsep Model, View, Controller (mvc) dan Laravel
Up next:
Tutorial Controller dan Setting Environment









Comments
Post a Comment