Skip to main content

Posts

Tutorial Laravel 8: Autentikasi (Login, Register, dan Logout)

  Laravel sebenarnya memiliki fitur autentikasi bawaan seperti Laravel Jetstream. Tapi karena lebih simple menggunakan Laravel UI, jadi di tutorial kali ini aku akan menggunakan autentikasi menggunakan Laravel UI (Sebenarnya aku belum pernah coba autentikasi dengan Laravel Jetstream, hehe). Jadi Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah menginstalasi dependencies dengan perintah: composer require Laravel/ui di terminal IDE. Selanjutnya kita harus melakukan instalasi UI dengan preset bootstrap untuk membuat authentication. Caranya dengan menjalankan command berikut di terminal kamu: php artisan ui bootstrap –auth Kalau udah selesai, seperti notice yang berwarna kuning, kita jalankan perintah npm install di terminal terlebih dahulu. Kalau udah selesai, lanjut jalankan command npm run dev di terminal ya! Tapi aku sendiri dapat problem kaya gambar di bawah. Tenang dulu ya, gaes. Jadi kalian jalankan perintah npm cache error –force di terminal lalu coba lagi perintah npm run d...
Recent posts

Tutorial Laravel 8: Blade Templating

  Hari ini aku mau menjelaskan soal blade templating. Kalau menurut aku sendiri blade itu adalah fitur yang mempermudah kita mengatur tampilan halaman sehingga mempersingkat kode dan lebih efisien. Misalnya kalian mau menggunakan satu header dan footer yang sama untuk berbagai laman pada website kalian, nah kalian bisa melakukan sekali coding saja untuk bagian headernya, lalu tinggal panggil di halaman lain yang membutuhkan header itu sendiri. Satu lagi, misalnya ada bagian header yang ingin kalian perbaiki karena sedikit kesalahan kecil, bayangin aja kalau kalian harus sampai mengubah semua codingan laman website kalian, tentunya makan waktu dan tidak efisien. Nah, itulah fungsinya blade templating. Nantinya kalian akan menggunakan beberapa directive dan yang paling sering digunakan: @extends, @yield, @section | @endsection, @include, @if, @foreach, dan sebagainya. Tutorial kali ini aku mulai dengan membuat sebuah file baru dalam sebuah subfolder Bernama headerfooter di folder...

Tutorial Laravel 8: Setting Environment dan Controller

Untuk mulai bekerja dengan database pada laravel, kalian harus punya sebuah database kosong dulu ya,   folks!  Kalian bisa buat di cmd atau melalui php myadmin. Sebagai contoh, aku buatkan database melalui phpMyAdmin dengan nama laravel-web. Selanjutnya, buka folder project laravel kamu, lalu buka file .env di code editor. Nah pada baris DB_DATABASE, kamu ubah nama databasenya menjadi nama database yang sudah kamu buat dengan phpmyadmin tadi. Punya aku sendiri namanya laravel-web. Pada praktik ini kita akan mulai menggunakan controller. Nantinya kita akan mengatur semua fungsi di dalam controller ini, jadi tidak perlu lagi membuat fungsi pada web.php. Dengan begitu, kita bisa memanggil controller dan fungsinya saja di file web.php. Bagaimana cara membuat controller? Sekarang, seperti biasa, kamu  ke directory folder project kamu melalui cmd atau terminal vs code. Lalu masukkan sebuah perintah artisan untuk membuat controller yaitu :  php artisan make:controller Nama_...

Tutorial Laravel 8: Install Laravel via composer dan Routing

In case kamu belum buat folder project laravel kamu, aku akan jelaskan secara singkat disini.    Jadi untuk mengunduh sebuah folder project laravel via composer, kamu perlu menjalankan command di atas ya, folks!   Nama folder yang berhasil di generate adalah laravel-web seperti yang aku buat pada gambar di atas. Untuk dapat membuka folder Laravel ini melalui browser, kamu perlu menjalankan CLI atau command line interface atau sebuah perintah artisan. Caranya kamu ketik aja ‘php artisan serve’ di folder project kamu melalui cmd atau terminal vs code kamu. Setelah itu, kamu bisa klik aja http:127.0.0.1:8000 yang muncul setelah kamu mengeksekusi perintah php artisan serve, atau mengetikkan localhost:8000 di browser.   Kalau di browser kamu udah tampil seperti gambar di bawah, berarti kamu sudah bisa menggunakan folder laravel-nya. Oke! Jadi kali ini kita akan belajar routing dulu, nih! Kamu bisa buka folder routes  pada folder Laravel kamu dan buka file w...

Tutorial Laravel 8: Pengertian Laravel dan Konsep MVC

Laravel adalah sebuah framework   web berbasis PHP yang menggunakan konsep MVC atau model-view-controller . Pada dasarnya tujuan penggunaan website ini adalah mempermudah developer untuk membuat website dengan pemisahan bagian-bagian utamanya. Lalu, apa itu konsep MVC? Kalau menurut aku sih , mvc itu adalah metode pengolahan website yang memisahkan bagian pengolahan data ( model ), bagian interface atau halaman antarmuka dengan pengguna ( view ), dan sebuah semacam pengatur lalu lintas pada web( controller ).  Kita bahas satu-satu, deh! Aku jelasin dari model dulu, ya.  Model adalah bagian yang  berfungsi untuk menyimpan, mengatur, dan memanipulasi data. Kalau berdasarkan yang sudah aku praktikkan, pada model ini kita bisa mengatur tabel apa yang datanya disimpan pada model ini (dari database ) , kalau semisal kalian sudah buat form dan bagian apa saja yang fillable atau dapat diisi juga diatur pada model, dan satu lagi- misalkan kalian mau buat relasi antara tabel ...